
Batam– Keheningan malam di kawasan megah Pollux Habibie, Batam Center, mendadak pecah pada Senin malam (8/6/2026).
Wanita berkebangsaan Singapura ditemukan tak bernyawa di salah satu unit apartemen Lantai 38, Tower 2 Bluhen.
Peristiwa penemuan jasad tersebut langsung menarik perhatian penghuni dan petugas keamanan apartemen mewah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad tersebut diketahui merupakan seorang wanita paruh baya kelahiran tahun 1967 dan berinisial L.
Peristiwa tersebut diketahui ketika saksi di lokasi kejadian mencurigai adanya kejanggalan di unit tempat korban tinggal.
pihak manajemen gedung dan petugas keamanan melakukan pengecekan dan ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) bersama jajaran Reskrim Polsek Batam Kota langsung turun ke lokasi kejadian setelah laporan diterima. Tim kemudian melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti awal.
Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Rahmat Susanto, membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad warga negara asing (WNA) tersebut.
“Benar, telah ditemukan jenazah,” kata Rahmat saat dikonfirmasi.
Pihak kepolisian menegaskan kejadian tersebut bukan penemuan mayat namun peristiwa orang meninggal.
“Bukan penemuan mayat melainkan peristiwa orang meninggal,” ujar Rahmat.Dirinya juga menyampaikan bahwa saat ini jasad WNA tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara dan belum ditemukan tanda-tanda kekerasan atau meninggal tidak wajar.
“Masih di RS Bhayangkara. Sementara belum ditemukan tanda-tanda kekerasan atau meninggal tidak wajar,” tutup Rahmat.
Kematian misterius di salah satu menara tertinggi di Batam ini pun kini menjadi sorotan hangat masyarakat, publik menanti titik terang dari hasil penyelidikan kepolisian.







