
Batam, Sebuah insiden kecelakaan laut menimpa kapal kargo MV Golden Star 1 di perairan Selat Singapura, tepatnya di sekitar kawasan VTIS East.
Kapal tersebut dilaporkan mengalami kebocoran hebat pada bagian haluan (forepeak) yang terjadi dalam waktu singkat, hingga mengakibatkan sebanyak 107 kontainer muatannya terlepas dan hanyut ke laut.
Informasi awal mengenai peristiwa ini diterima pada Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Otoritas laut melalui kapal patroli KN 376 yang sedang melaksanakan operasi patroli rutin di sektor tersebut, langsung bergerak melakukan pemantauan dan penanganan awal di lokasi kejadian setelah mendeteksi kondisi darurat kapal.
Kepala bidang KBPPH KSOP Khusus Batam , Yuzirwan Nasution saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, MV Golden Star 1 merupakan kapal jenis kargo berbobot GT 1479 yang berbendera Tanzania, “Kejadiannya semalam, Kapal berbendera Tanzania. Semua ABK kapal sudah diselamatkan,” sebut Yuzirwan.
Kapal yang dipimpin oleh Nakhoda Ageng Sulistiawan ini tengah bertolak dari Singapura dengan tujuan akhir Pasir Gudang, Malaysia.
Indikasi awal menunjukkan adanya kebocoran signifikan pada kompartemen forepeak. Proses masuknya air dilaporkan terjadi sangat cepat, yakni dalam kurun waktu kurang dari 15 menit.
Kondisi tersebut memicu ketidakseimbangan fatal pada lambung kapal hingga menyebabkan 107 kontainer yang diangkutnya jatuh dan hanyut ke jalur pelayaran sibuk tersebut.
Di atas kapal, terdapat 9 orang kru yang seluruhnya teridentifikasi sebagai warga negara Indonesia.“Kapal yg menyelamatkan KN 376 milik KSOP khusus Batam,” Singkatnya. (*)








