
Daik Lingga – Kabupaten Lingga, yang dikenal sebagai Bunda Tanah Melayu, sukses menggelar rangkaian kegiatan budaya bertajuk “Kursus Jati Diri Jejak Warisan dan Silang Budaya Pahang-Lingga” pada 23–28 April 2026. Program yang difasilitasi oleh KJRI Johor Bahru ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat jalinan antara Pemerintah Kerajaan Negeri Pahang, Malaysia, dengan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Rangkaian acara ini turut dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto. Beliau mendampingi 70 orang delegasi Pemerintah Kerajaan Negeri Pahang yang dipimpin oleh YB Tuan Fadzli bin Mohamad Kamal (Exco Komunikasi, Belia & Sukan/setingkat Menteri Tingkat Daerah), YB Dato’ Hajah Sabariah binti Saidan (Exco Kebajikan & Wanita), serta YB Tuan Kaizulnizam bin Mohamad Zuldin (ADUN Kemayan/setingkat anggota DPRRI. TK I). Wakil Pemprov Kepulauan Riau dan Pemkab Lingga menyambut kedatangan tamu dengan tradisi Melayu melalui pemberian tanjak kepada para tamu VIP.
Selain misi budaya, delegasi Pahang menunjukkan kepedulian sosial melalui penyerahan tali kasih berupa uang tunai, subsidi pasar murah, serta perlengkapan sekolah dan peralatanolahraga kepada empat sekolah di Kabupaten Lingga. Yang menarik, delegasi Pahang juga memberikan buku yang dipilih oleh anak-anak sekolah Pahang sebagai uluran tangan persahabatan kepada anak-anak sekolah di Lingga.Simbol persahabatan Pahang – Lingga juga ditunjukan melalui penanaman pohon lokal di area bersejarah Istana Damnah, yang merupakan situs peninggalan Kesultanan Riau – Lingga.
Pimpinan delegasi Pahang YB Tuan Fadzli juga dengan antusias berbincang hangat dengan warga Lingga di rumah mereka. Kekayaan budaya, pesona alam Lingga serta keeratan sejarah Pahang – Lingga ditampilkan kepada delegasi Pahang melalui berbagai agenda.• Pemkab Lingga mengadakan jamuan makan malam secara adat Melayu untuk menyambut dan mempererat tali silaturahmi dengan delegasi Pemerintah Kerajaan Negeri Pahang.
• Ekspedisi pendakian Gunung Daik yang diikuti sebanyak 50 peserta. Pendakian menantang nyali tersebut didampingi tim keamanan setempat dan gabungan guna memastikan aspek keselamatan.
• Wisata Sejarah & Budaya, tim delegasi Pahang menyempatkan diri mengeksplorasi sejarah Melayu di Museum Linggam Cahaya dan menyaksikan pembuatan Tudung Manto dan tenun khas Lingga serta mengunjungi pabrik sagu yang merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Lingga.
• Malam Silang Budaya yang di gelar di Lapangan Hang Tuah menjadi saksi kolaborasi seni musik dan tari antara Pahang dan Lingga yang memukau ratusan warga, menegaskan komitmen berkelanjutan dalam melestarikan akar budaya serumpun.
Bupati Lingga bersama Konjen RI Johor Bahru dan pimpinan delegasi Pahang sepakat bahwa kedekatan sejarah ini harus bertransformasi menjadi kerja sama yang lebih nyata. Untuk itu, Negeri Pahang mengundang 40 pemuda dan atlet Lingga untuk berkunjung ke Pahang. Selain itu, muncul usulan dari Sekretaris Daerah Lingga untuk membangun “Rumah Pahang” di Lingga sebagai simbol persaudaraan kedua wilayah. “Kegiatan ini adalah bukti nyata kekuatan soft power budaya dalam membuka pintu kerja sama yang lebih luas, mulai dari pendidikan hingga ekonomi” ujar Konjen Sigit S. Widiyanto.








